James J Mapes adalah kreator dan presiden dari Quantum Leap Thinking Organization, pembicara publik skala International spesialis skil untuk individu hingga organisasi dalam meningkatkan inovasi, kreatifitas, dan produktifitas. Ratusan presentasi pertahunnya di lebih dari 500 perusahaan terkemuka seperti IBM, Merril Lynch dan GTE.
next page
Sudah siap bahasan yang mendebarkan kali ini? hehehe .. karena ulasan kali ini akan cukup mendebarkan anda. Sudah siap? siap atau tidak ... kita mulai!!
Oke, supaya lebih jelasnya mari kita lihat kegiatan rutinitas kita, mungkin seperti bekerja setiap hari hingga sore, aktifitas setelah pulang kantor, malam mingguan, lebaran, tahun baru dan lain lain. Bagaimana? apa ada kesulitan dalam melakukannya??
Jawaban terbanyak adalah tidak.
Kita tahu apa yang harus kita lakukan saat bangun pagi, bersiap siap, pergi kerja dan selama perjalanan pun kita tanpa pikir panjang tahu benar kemana dan kapan baru belok dan berhenti. sesampai di kantor, kita paham sekali dimana ruang kerja, boss, rekanan dan apa yang harus dilakukan ... dan ini berlanjut cepat dan mengalir begitu saja ...
hingga sampai sampai anda berpikir "Loh kok dah siang ya?".. kadang kalau anda workaholic anda berkata "loh kok dah malam ya?" .. dan kalau anda kelompok dugem "loh kok dah pagi ya?" ( sori becanda, ini untuk orang diluaran sana, bukan anda kok)
Kita sangat mudah sekali melakukan rutinitas kita.
Sudah hukum alam bahwa air mengalir ke tempat yang lebih rendah, begitu juga dengan energi, akan mengalir ke aktifitas yang memiliki tingkat resistensi yang rendah pula. Aktifitas yang sudah terbiasa bagi kita untuk kita lakukan, tanpa hambatan, gampang, ringan, dan wuuuzzz ... bablas angine.. tanpa pikir lagi, itu semua sudah kita lakukan.
Karena semua itu sudah terbenam dalam pikiran kita, maka kita memiliki kecenderungan seakan akan kita "menolak" hampir segala sesuatu yang baru. Baru nyoba sedikit, sudah sulit, beban, repot ... dan akhirnya balik lagi ke rutinitas yang biasa kita lakukan.
Inilah salah satu penjelasan kenapa kita sulit melakukan hal diluar kebiasaan atau sama sekali baru. Ini mirip dengan sebuah analogi roket ..
Kecenderungan alami kita menolak hal yang baru bisa kita analogikan dengan roket yang meninggalkan bumi. Gravitasi yang kuat itulah yang menyebabkan roket memerlukan tenaga yang sangat besar diawalnya agar mampu keluar dari tarikan gravitasi bumi. Tentu saja bila tenaga kurang, roket akan jatuh kembali ke bumi.
Jadi tidak hanya sekedar tenaga yang besar di awalnya tapi juga selama roket tersebut masih berada dalam area gravitasi bumi, roket harus terus mengeluarkan tenaga besar itu secara konsisten hingga roket itu lepas dari tarikan gravitasi bumi.
Proses transisi roket mulai bergerak dari tanah ke atas hingga keluar dari area tarikan gravitasi bumi itulah disebut Lompatan Quantum ala James J Mapes.
Lompatan Quantum itu adalah suatu penerapan kombinasi prinsip prinsip yang saling berkaitan satu sama lainnya. James mengandaikan seperti dua senyawa kimia yang stabil terisolasi tapi bila di campur dan dikocok, terjadi suatu reaksi kimia dan ... BUUMMM !!! ( meledak .. )
Beruntunglah bukan kita yang berada di dekat James saat terjadi ledakan itu ...
Beberapa lompatan Quantum kecil dan sekali sekali besar sebenarnya sudah pernah kita lalui di masa lalu .. tapi sayangnya kita lakukan hal tersebut secara tidak kita sadari. Seperti saat kita bisa berjalan pertama kalinya, membaca, bersepeda tanpa jatuh lagi, dan lain lain.
Acara lompat melompat kecil berlangsung terus hingga kita mulai dewasa dan terbentur batasan diri yang begitu keras dan sulit ditembus, dimana kita mulai berpikir "oke, saya sudah mentok nih ... " dan disinilah saat dimana kita memerlukan lompatan Quantum besar tersebut.
Nah, bila anda sudah berusaha banyak hal dan merasa "gini gini aja" ( relatif ), besar kemungkinan ada unsur kimia tertentu yang belum dicampur dalam ramuan tersebut ... sehingga tentu saja tidak ada ledakan "bum" itu.
Nah, kali ini kita mulai sedikit konsentrasi...
eh jangan serius gitu dong ... hehehe
Oke kita lanjut, ramuan itu terdiri dari unsur unsur :
3 kebiasaan dasar utama dan 14 point penting sebagai penunjangnya.
nah, gak njelimet kan? 3 dan 14, itulah kunci nya.
14 point penunjang ini tidak harus berurutan, bisa secara acak diperlukannya karena akan saling berkaitan satu sama lainnya jadi suatu ketika semua unsur ini akan diperlukannya. Unsur unsur itu adalah :
1. PERHATIAN
Jangan berpikir anda bisa melompat karena kehebatan anda sendirian, anda butuh orang lain. Hargailah orang disekitar anda, rekan kerja, tetangga apalagi keluarga anda karena suatu ketika salah satu dari mereka akan mendorong anda keluar dari permasalahan anda... dan saat itulah anda bisa melompat. hop.
2. UBAH TAKUT JADI KEKUATAN
Bagaimana kita mensikapi rasa takut justru menentukan jenis lompatan apa nantinya anda lakukan ... lompatan indah, lompatan buruk, lompatan setengah setengah, hingga lompatan gak jadi tapi lompat juga akhirnya karena terlanjur niat lompat awalnya ... ( itu pasti lompatan buruk )
3. YAKINI SUATU PANDANGAN
Suatu pandangan yang jelas, menyenangkan, manfaat bagi semua orang yang terkait justru menjadi energi extra mendorong kita terus berusaha.
4. PERBESAR TUJUAN
Begitu anda sudah mulai merasa bisa melakukan terobosan kecil tertentu sehingga keyakinan anda mulai meningkat karenanya, segeralah beralih ke tujuan yang lebih besar lagi.
5. BERSIKAP FLEKSIBEL
Mungkin anda perlu berputar dahulu sedikit .. atau mungkin anda perlu pendekatan lain, atau bisa jadi kombinasi dua itu! fleksibelah dan terus jalan.
6. MILIKI KOMITMEN
Kadang dengan menjanjikan traktir sahabat kita bila kita berhasil di tingkat awal atau menengah, bisa membuat kita pegang komitmen jauh lebih kuat.
7. PENGUASAAN
Kemampuan terbaik dari anda dan orang sekitar anda memberikan hasil terbaik pula.
8. KOMUNIKASI YANG BERINTEGRITAS
Anda mau dipercaya? kalau begitu jadilah orang yang berintegritas.
9. BENTUK REKANAN
Satu orang bekerja menghasilkan satu hasil, tapi dua orang bekerja menghasilkan lebih dari dua hasil... mungkin 3 atau 4.
10. BERGEMBIRA
Pertahankan suasana yang sehat untuk belajar, inovasi, experiment hingga produktivitas.
11. MENGAMBIL RESIKO
Tindakan resiko tidak dinilai dari seberapa takutkah anda tapi tindakan beresiko adalah tindakan yang berpotensi dan prioritas tinggi hasilkan sesuatu yang berharga.
12. KEPERCAYAAN
Bila sudah lakukan terbaik tugas anda hari ini, percayalah terhadap diri anda dan rekan anda. Besok lakukan lagi. Ini unsur penting ledakan Quantum terbentuk.
13. CINTA
Cinta yang tidak bersyarat dapat menurunkan tekanan negatif ke diri anda dan orang lain.
14. DUKUNGAN
Mintalah dukungan dan berikan dukungan ke orang lain.
Pilih unsur yang anda pikir anda perlu lakukan. Kasus terbanyak adalah kita ingin menang sendiri, jadi ambilah unsur "beri perhatian" dan "bentuk rekanan", dan segeralah terapkan dalam usaha anda.
see you next month and good luck!
Okey
Read More..
Kamis, 30 Juli 2009
Kamis, 23 Juli 2009
Cinta seseorang ibarat Bis
Bis Pertama :
Sebuah bis datang, dan kau bilang "wah...terlalu penuh, nggak bisa duduk nih! Aku tunggu bis berikutnya ajaahh"
Bis Ke Dua :
Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya danberkata," Aduh bisnya sudah tua dan jelek begini....nggak mau ah...."nunggu bis selanjutnya aja.
Bis Ketiga :
Bis selanjutnya datang, tapi dia seakan-akan tidakmelihatmu dan melewatimu begitu saja.
Bis Ke Empat :
Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong,kondisinya masih bagus, tapi kamu bilang, "Nggak ada AC nih, gua bisakepanasan" ,maka kamu membiarkan bis keempat pergi.
Bis Kelima :
Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamubisa terlambat pergi Ke Kampus ato tempat kerja. Ketika bis kelima datang, kamulangsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadarkalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan menuju kampus atotempat kerja!!!
Renungan :
Moral dari cerita ini, sering kali seseorangmenunggu orang yang benar-benar "ideal" untuk menjadi pasanganhidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. Tidak adasalahnya kita memiliki persyaratan untuk "calon", tapi tidak adasalahnya juga memberi kesempatan kepada "bis"yang berhenti di depankita (tentunya dengan jurusan yang kita inginkan).
Apabila ternyata memang "bis" itu tidakcocok, kita masih bisa berteriak, "Kiri" dan keluar dari bis. Makamemberi kesempatan pada "bis" lainnya, semuanya bergantung pada keputusankita. Daripada kita harus "jalan kaki menuju kampus" dalam artimeneruskan hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kita benar-benar
menemukan bis yang "kosong, masih baru, dan ber- AC, dan tentunya sejurusan",
kita harus berusaha sekuat tenaga untuk memberhentikan bis tersebut dan masuk
ke dalamnya, karena menemukan bis seperti itu adalah suatu berkat yang sangat
berharga dan sangat berarti tapi tidak semua orang bisa mendapatkannya.
Salam Sukses
kankparno
Read More..
Sebuah bis datang, dan kau bilang "wah...terlalu penuh, nggak bisa duduk nih! Aku tunggu bis berikutnya ajaahh"
Bis Ke Dua :
Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya danberkata," Aduh bisnya sudah tua dan jelek begini....nggak mau ah...."nunggu bis selanjutnya aja.
Bis Ketiga :
Bis selanjutnya datang, tapi dia seakan-akan tidakmelihatmu dan melewatimu begitu saja.
Bis Ke Empat :
Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong,kondisinya masih bagus, tapi kamu bilang, "Nggak ada AC nih, gua bisakepanasan" ,maka kamu membiarkan bis keempat pergi.
Bis Kelima :
Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamubisa terlambat pergi Ke Kampus ato tempat kerja. Ketika bis kelima datang, kamulangsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadarkalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan menuju kampus atotempat kerja!!!
Renungan :
Moral dari cerita ini, sering kali seseorangmenunggu orang yang benar-benar "ideal" untuk menjadi pasanganhidupnya. Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. Tidak adasalahnya kita memiliki persyaratan untuk "calon", tapi tidak adasalahnya juga memberi kesempatan kepada "bis"yang berhenti di depankita (tentunya dengan jurusan yang kita inginkan).
Apabila ternyata memang "bis" itu tidakcocok, kita masih bisa berteriak, "Kiri" dan keluar dari bis. Makamemberi kesempatan pada "bis" lainnya, semuanya bergantung pada keputusankita. Daripada kita harus "jalan kaki menuju kampus" dalam artimeneruskan hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.
Cerita ini juga berarti, kalau kita benar-benar
menemukan bis yang "kosong, masih baru, dan ber- AC, dan tentunya sejurusan",
kita harus berusaha sekuat tenaga untuk memberhentikan bis tersebut dan masuk
ke dalamnya, karena menemukan bis seperti itu adalah suatu berkat yang sangat
berharga dan sangat berarti tapi tidak semua orang bisa mendapatkannya.
Salam Sukses
kankparno
Read More..
Rabu, 08 Juli 2009
kebencian
Seorang Ibu Guru taman kanak-kanak ( TK ) tersebut mengadakan"permaina n". Ibu Guru menyuruh anak tiap-tiap muridnya membawakantong plastik transparan 1 buah dan kentang. Masing-masing kentang tersebutdi beri nama berdasarkan nama orang yang dibenci, sehingga jumlah kentangnyatidak ditentukan berapa ... tergantung jumlah orang-orang yang dibenci.
Pada hari yang disepakati masing-masing murid membawa kentang dalamkantong plastik. Adayang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru merekatiap-tiap kentang di beri nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid-muridharus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi,bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.
Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-muridmulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat, baunya jugatidak sedap.
Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaanmereka akan segera berakhir. Ibu Guru : " Bagaimana rasanya membawakentang selama 1 minggu ?"
Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pada umumnya merekatidak merasa nyaman harus membawa kentang-kentang busuk tersebut ke manapunmereka pergi. Guru pun menjelaskan apa arti dari " permainan " yang merekalakukan.
Ibu Guru : " Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawaapabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkanmembawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jikakita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya ..."
Salam sukses
Soeparno
Read More..
Pada hari yang disepakati masing-masing murid membawa kentang dalamkantong plastik. Adayang berjumlah 2, ada yang 3 bahkan ada yang 5. Seperti perintah guru merekatiap-tiap kentang di beri nama sesuai nama orang yang dibenci. Murid-muridharus membawa kantong plastik berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi,bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.
Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-muridmulai mengeluh, apalagi yang membawa 5 buah kentang, selain berat, baunya jugatidak sedap.
Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega karena penderitaanmereka akan segera berakhir. Ibu Guru : " Bagaimana rasanya membawakentang selama 1 minggu ?"
Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pada umumnya merekatidak merasa nyaman harus membawa kentang-kentang busuk tersebut ke manapunmereka pergi. Guru pun menjelaskan apa arti dari " permainan " yang merekalakukan.
Ibu Guru : " Seperti itulah kebencian yang selalu kita bawa-bawaapabila kita tidak bisa memaafkan orang lain. Sungguh sangat tidak menyenangkanmembawa kentang busuk kemana pun kita pergi. Itu hanya 1 minggu. Bagaimana jikakita membawa kebencian itu seumur hidup ? Alangkah tidak nyamannya ..."
Salam sukses
Soeparno
Read More..
Senin, 06 Juli 2009
Bagaimana Berpikir Seperti Pengusaha
Banyak orang yang berkeinginan menjadi pengusaha dan menghabiskan waktu mencari peluang yang tepat. Namun, saat peluang tersebut datang, terlalu banyak orang yang memiliki pemikiran yang salah ketika memutuskan untuk bergerak maju atau tidak. Ada satu perbedaan penting dalam pemikiran pengusaha sukses.
Anda perlu melangkah keluar dan menempatkan diri anda disana, berbicara dengan pengusaha lain tentang peluang apa saja yang ada, anda lakukan apa yang seharusnya anda lakukan dan menemukan peluang yang anda yakini dapat membawa anda ke tempat yang diinginkan. Anda menemukan apa saja yang diperlukan untuk memulainya, termasuk biaya, langkah selanjutnya adalah, memiliki segala sesuatunya didepan anda dan bersiap melakukan lompatan.
"Bagaimana Jika" Pikiran Bukan Pengusaha
Kemudian sesuatu terjadi. Pikiran anda menggembara dan kian tidak terarah, dan anda mengalami kasus "bagaimana jika", dan berakhir dengan kembali ke kehidupan aman anda. Krisis dapat dicegah. Apa yang sebenarnya anda pikirkan?
Saya katakan apa yang ada di pikiran anda - "Tidak ada jalan dengan waktu dan sumber yang saya miliki untuk melakukannya." Ini adalah tipe pemikiran yang membuat orang terjebak dalam kehidupannya.
Pikiran Pengusaha Sukses
Pengusaha sukses, terlepas dari bisnisnya, berapa biaya memulainya atau hal-hal lainnya, memiliki pemikiran yang berbeda - daripada memikirkan mengapa tidak dapat melakukannya, pengusaha sukses berpikir bagaimana dapat melakukannya.
Saya harap anda dapat memahaminya, karena ini adalah perbedaan terbesar yang saya lihat pada mereka yang berhasil dan yang tidak.
Orang yang terjebak hanya melihat hambatan di jalannya. Mereka fokus pada apapun dan segala sesuatunya atau mengarah ke jalan yang salah dan menyerah pada ketakutannya. Dan mereka akhirnya selalu kembali ke tempat yang nyaman.
Ketidaknyamanan
Pengusaha sukses tahu bahwa untuk menjadi sukses terkait dengan ketidaknyamanan. Mereka melihat halangan sebagai tantangan. Mereka sibuk melakukan perhitungan yang rumit dan bagaimana supaya berhasil. Mereka tahu tantangan akan selalu ada. Namun, pengusaha sukses juga tahu bahwa ketabahan, kegigihan, dan keinginan untuk sukses mendorong mereka untuk melalui apapun yang ada didepannya.
Kuncinya disini adalah anda tidak perlu merasa nyaman, kecuali anda memang sudah merasa tidak nyaman. Bagaimana anda bisa tumbuh jika tetap melakukan hal yang sama, hal yang "aman"?
Pengusaha sukses melakukan hal-hal yang membuatnya tidak nyaman, dan itu akan membuat telapak tangannya berkeringat, karena mereka tahu penghargaan yang pantas diterimanya atas resiko apapun yang diambilnya.
Jadi, jika ada peluang mengetuk pintu anda, buka lebar-lebar. Sambutlah. Perlakukan seperti teman baik anda. Sadari banyaknya tantangan, seperti banyaknya penghargaan yang layak diterima.
Percaya dengan diri dan kemampuan anda untuk mengatasi rintangan. Bayangkan bagaimana membuat diri anda kedalam kisah sukses selanjutnya bukan mengapa anda tidak menjadi kisah sukses berikutnya.
Inilah cara berpikir pengusaha sukses
Salam sukses
soeparno
Read More..
Anda perlu melangkah keluar dan menempatkan diri anda disana, berbicara dengan pengusaha lain tentang peluang apa saja yang ada, anda lakukan apa yang seharusnya anda lakukan dan menemukan peluang yang anda yakini dapat membawa anda ke tempat yang diinginkan. Anda menemukan apa saja yang diperlukan untuk memulainya, termasuk biaya, langkah selanjutnya adalah, memiliki segala sesuatunya didepan anda dan bersiap melakukan lompatan.
"Bagaimana Jika" Pikiran Bukan Pengusaha
Kemudian sesuatu terjadi. Pikiran anda menggembara dan kian tidak terarah, dan anda mengalami kasus "bagaimana jika", dan berakhir dengan kembali ke kehidupan aman anda. Krisis dapat dicegah. Apa yang sebenarnya anda pikirkan?
Saya katakan apa yang ada di pikiran anda - "Tidak ada jalan dengan waktu dan sumber yang saya miliki untuk melakukannya." Ini adalah tipe pemikiran yang membuat orang terjebak dalam kehidupannya.
Pikiran Pengusaha Sukses
Pengusaha sukses, terlepas dari bisnisnya, berapa biaya memulainya atau hal-hal lainnya, memiliki pemikiran yang berbeda - daripada memikirkan mengapa tidak dapat melakukannya, pengusaha sukses berpikir bagaimana dapat melakukannya.
Saya harap anda dapat memahaminya, karena ini adalah perbedaan terbesar yang saya lihat pada mereka yang berhasil dan yang tidak.
Orang yang terjebak hanya melihat hambatan di jalannya. Mereka fokus pada apapun dan segala sesuatunya atau mengarah ke jalan yang salah dan menyerah pada ketakutannya. Dan mereka akhirnya selalu kembali ke tempat yang nyaman.
Ketidaknyamanan
Pengusaha sukses tahu bahwa untuk menjadi sukses terkait dengan ketidaknyamanan. Mereka melihat halangan sebagai tantangan. Mereka sibuk melakukan perhitungan yang rumit dan bagaimana supaya berhasil. Mereka tahu tantangan akan selalu ada. Namun, pengusaha sukses juga tahu bahwa ketabahan, kegigihan, dan keinginan untuk sukses mendorong mereka untuk melalui apapun yang ada didepannya.
Kuncinya disini adalah anda tidak perlu merasa nyaman, kecuali anda memang sudah merasa tidak nyaman. Bagaimana anda bisa tumbuh jika tetap melakukan hal yang sama, hal yang "aman"?
Pengusaha sukses melakukan hal-hal yang membuatnya tidak nyaman, dan itu akan membuat telapak tangannya berkeringat, karena mereka tahu penghargaan yang pantas diterimanya atas resiko apapun yang diambilnya.
Jadi, jika ada peluang mengetuk pintu anda, buka lebar-lebar. Sambutlah. Perlakukan seperti teman baik anda. Sadari banyaknya tantangan, seperti banyaknya penghargaan yang layak diterima.
Percaya dengan diri dan kemampuan anda untuk mengatasi rintangan. Bayangkan bagaimana membuat diri anda kedalam kisah sukses selanjutnya bukan mengapa anda tidak menjadi kisah sukses berikutnya.
Inilah cara berpikir pengusaha sukses
Salam sukses
soeparno
Read More..
Langganan:
Postingan (Atom)