Kamis, 30 Juli 2009

KENAPA LOMPAT?

James J Mapes adalah kreator dan presiden dari Quantum Leap Thinking Organization, pembicara publik skala International spesialis skil untuk individu hingga organisasi dalam meningkatkan inovasi, kreatifitas, dan produktifitas. Ratusan presentasi pertahunnya di lebih dari 500 perusahaan terkemuka seperti IBM, Merril Lynch dan GTE.


next page
Sudah siap bahasan yang mendebarkan kali ini? hehehe .. karena ulasan kali ini akan cukup mendebarkan anda. Sudah siap? siap atau tidak ... kita mulai!!

Oke, supaya lebih jelasnya mari kita lihat kegiatan rutinitas kita, mungkin seperti bekerja setiap hari hingga sore, aktifitas setelah pulang kantor, malam mingguan, lebaran, tahun baru dan lain lain. Bagaimana? apa ada kesulitan dalam melakukannya??

Jawaban terbanyak adalah tidak.

Kita tahu apa yang harus kita lakukan saat bangun pagi, bersiap siap, pergi kerja dan selama perjalanan pun kita tanpa pikir panjang tahu benar kemana dan kapan baru belok dan berhenti. sesampai di kantor, kita paham sekali dimana ruang kerja, boss, rekanan dan apa yang harus dilakukan ... dan ini berlanjut cepat dan mengalir begitu saja ...

hingga sampai sampai anda berpikir "Loh kok dah siang ya?".. kadang kalau anda workaholic anda berkata "loh kok dah malam ya?" .. dan kalau anda kelompok dugem "loh kok dah pagi ya?" ( sori becanda, ini untuk orang diluaran sana, bukan anda kok)

Kita sangat mudah sekali melakukan rutinitas kita.

Sudah hukum alam bahwa air mengalir ke tempat yang lebih rendah, begitu juga dengan energi, akan mengalir ke aktifitas yang memiliki tingkat resistensi yang rendah pula. Aktifitas yang sudah terbiasa bagi kita untuk kita lakukan, tanpa hambatan, gampang, ringan, dan wuuuzzz ... bablas angine.. tanpa pikir lagi, itu semua sudah kita lakukan.

Karena semua itu sudah terbenam dalam pikiran kita, maka kita memiliki kecenderungan seakan akan kita "menolak" hampir segala sesuatu yang baru. Baru nyoba sedikit, sudah sulit, beban, repot ... dan akhirnya balik lagi ke rutinitas yang biasa kita lakukan.

Inilah salah satu penjelasan kenapa kita sulit melakukan hal diluar kebiasaan atau sama sekali baru. Ini mirip dengan sebuah analogi roket ..

Kecenderungan alami kita menolak hal yang baru bisa kita analogikan dengan roket yang meninggalkan bumi. Gravitasi yang kuat itulah yang menyebabkan roket memerlukan tenaga yang sangat besar diawalnya agar mampu keluar dari tarikan gravitasi bumi. Tentu saja bila tenaga kurang, roket akan jatuh kembali ke bumi.

Jadi tidak hanya sekedar tenaga yang besar di awalnya tapi juga selama roket tersebut masih berada dalam area gravitasi bumi, roket harus terus mengeluarkan tenaga besar itu secara konsisten hingga roket itu lepas dari tarikan gravitasi bumi.

Proses transisi roket mulai bergerak dari tanah ke atas hingga keluar dari area tarikan gravitasi bumi itulah disebut Lompatan Quantum ala James J Mapes.

Lompatan Quantum itu adalah suatu penerapan kombinasi prinsip prinsip yang saling berkaitan satu sama lainnya. James mengandaikan seperti dua senyawa kimia yang stabil terisolasi tapi bila di campur dan dikocok, terjadi suatu reaksi kimia dan ... BUUMMM !!! ( meledak .. )

Beruntunglah bukan kita yang berada di dekat James saat terjadi ledakan itu ...

Beberapa lompatan Quantum kecil dan sekali sekali besar sebenarnya sudah pernah kita lalui di masa lalu .. tapi sayangnya kita lakukan hal tersebut secara tidak kita sadari. Seperti saat kita bisa berjalan pertama kalinya, membaca, bersepeda tanpa jatuh lagi, dan lain lain.

Acara lompat melompat kecil berlangsung terus hingga kita mulai dewasa dan terbentur batasan diri yang begitu keras dan sulit ditembus, dimana kita mulai berpikir "oke, saya sudah mentok nih ... " dan disinilah saat dimana kita memerlukan lompatan Quantum besar tersebut.

Nah, bila anda sudah berusaha banyak hal dan merasa "gini gini aja" ( relatif ), besar kemungkinan ada unsur kimia tertentu yang belum dicampur dalam ramuan tersebut ... sehingga tentu saja tidak ada ledakan "bum" itu.

Nah, kali ini kita mulai sedikit konsentrasi...

eh jangan serius gitu dong ... hehehe

Oke kita lanjut, ramuan itu terdiri dari unsur unsur :
3 kebiasaan dasar utama dan 14 point penting sebagai penunjangnya.

nah, gak njelimet kan? 3 dan 14, itulah kunci nya.

14 point penunjang ini tidak harus berurutan, bisa secara acak diperlukannya karena akan saling berkaitan satu sama lainnya jadi suatu ketika semua unsur ini akan diperlukannya. Unsur unsur itu adalah :

1. PERHATIAN
Jangan berpikir anda bisa melompat karena kehebatan anda sendirian, anda butuh orang lain. Hargailah orang disekitar anda, rekan kerja, tetangga apalagi keluarga anda karena suatu ketika salah satu dari mereka akan mendorong anda keluar dari permasalahan anda... dan saat itulah anda bisa melompat. hop.

2. UBAH TAKUT JADI KEKUATAN
Bagaimana kita mensikapi rasa takut justru menentukan jenis lompatan apa nantinya anda lakukan ... lompatan indah, lompatan buruk, lompatan setengah setengah, hingga lompatan gak jadi tapi lompat juga akhirnya karena terlanjur niat lompat awalnya ... ( itu pasti lompatan buruk )

3. YAKINI SUATU PANDANGAN
Suatu pandangan yang jelas, menyenangkan, manfaat bagi semua orang yang terkait justru menjadi energi extra mendorong kita terus berusaha.

4. PERBESAR TUJUAN
Begitu anda sudah mulai merasa bisa melakukan terobosan kecil tertentu sehingga keyakinan anda mulai meningkat karenanya, segeralah beralih ke tujuan yang lebih besar lagi.

5. BERSIKAP FLEKSIBEL
Mungkin anda perlu berputar dahulu sedikit .. atau mungkin anda perlu pendekatan lain, atau bisa jadi kombinasi dua itu! fleksibelah dan terus jalan.

6. MILIKI KOMITMEN
Kadang dengan menjanjikan traktir sahabat kita bila kita berhasil di tingkat awal atau menengah, bisa membuat kita pegang komitmen jauh lebih kuat.
7. PENGUASAAN
Kemampuan terbaik dari anda dan orang sekitar anda memberikan hasil terbaik pula.

8. KOMUNIKASI YANG BERINTEGRITAS
Anda mau dipercaya? kalau begitu jadilah orang yang berintegritas.



9. BENTUK REKANAN
Satu orang bekerja menghasilkan satu hasil, tapi dua orang bekerja menghasilkan lebih dari dua hasil... mungkin 3 atau 4.

10. BERGEMBIRA
Pertahankan suasana yang sehat untuk belajar, inovasi, experiment hingga produktivitas.

11. MENGAMBIL RESIKO
Tindakan resiko tidak dinilai dari seberapa takutkah anda tapi tindakan beresiko adalah tindakan yang berpotensi dan prioritas tinggi hasilkan sesuatu yang berharga.

12. KEPERCAYAAN
Bila sudah lakukan terbaik tugas anda hari ini, percayalah terhadap diri anda dan rekan anda. Besok lakukan lagi. Ini unsur penting ledakan Quantum terbentuk.

13. CINTA
Cinta yang tidak bersyarat dapat menurunkan tekanan negatif ke diri anda dan orang lain.

14. DUKUNGAN
Mintalah dukungan dan berikan dukungan ke orang lain.
Pilih unsur yang anda pikir anda perlu lakukan. Kasus terbanyak adalah kita ingin menang sendiri, jadi ambilah unsur "beri perhatian" dan "bentuk rekanan", dan segeralah terapkan dalam usaha anda.


see you next month and good luck!

Okey

Tidak ada komentar: